Rabu, 09 Desember 2020

Hero's Journey Storytelling Framework

 


JagadAcademy - The Hero's Journey adalah struktur cerita klasik yang pertama kali dikenalkan oleh akademisi Joseph Campbell pada tahun 1949. Campbell merumuskan Hero's Journey dengan merujuk pada berbagai sejarah yang terjadi dunia, termasuk cerita para nabi. Secara umum The Hero's Journey adalah sebuah kisah di mana seorang tokoh berani keluar dari tempat tinggalnya untuk mendapatkan apa yang mereka butuhkan, menghadapi konflik, dan akhirnya menang atas kesulitan.

The Hero's Journey Joseph Campbell

Campbell membagi The Hero's Journey menjadi 17 tahap untuk mendefinisikan struktur perjalanan karakter dalam cerita global. Ke-17 tahap tersebut dibagi ke dalam 3 bab besar yaitu Separation, Initiation dan Return. Ada pun seluruh tahap The Hero's Journey versi asli Joseph Campbell adalah sebagai berikut:

1. Call To Adventure
2. Refusal To Call
3. Supernatural Aid
4. Crossing First Threshold
5. Belly of The Whale
6. Road of Trials
7. Meeting with Goddess
8. Temptation
9. Atonement With Father
10. Apostasis
11. The Ultimate Boon
12. Refusal of Return
13. Magic Flight
14. Rescue From Without
15. Crossing the Return Threshold
16. Master of Two Worlds
17. Freedom to Live


The Hero's Journey Christopher Vogler 

Pada 2007, penulis skenario Christopher Vogler memperbaiki struktur asli Campbell dalam bukunya, The Writer’s Journey. Di dalamnya, Vogler mempersempit 17 tahap dalam fase Campbell, dan membuatnya menjadi hanya 12 tahap yang terdiri sebagai berikut:

1. The Ordinary World
2. The Call of Adventure
3. Refusal of the Call
4. Meeting the Mentor
5. Crossing the First Threshold
6. Tests, Allies, Enemies
7. Approach to the Inmost Cave
8. The Ordeal
9. Reward (Seizing the Sword)
10. The Road Back
11. Resurrection/Atonement
12. Return with the Elixir





Struktur cerita ini tidak perlu diikuti seluruhnya. Anda bisa menganggap struktur ini adalah sebagai sebuah peta dasar dalam proses pembuatan cerita dan melakukan improvisasi di tengah-tengah cerita untuk membuat cerita menjadi lebih dinamis.

0 komentar:

Posting Komentar